Teknologi Online

Teknologi judi online Peer-To-Peer dan Friend-To-Friend

Apa itu Teknologi Judi Online Peer to Peer

Artikel teknologi kali ini akan membahas teknologi judi online Peer-to-Peer. Peer-to-peer atau biasa disingkat P2P merupakan salah satu jenis jaringan komputer di mana setiap komputernya memiliki kemampuan dan tanggung jawab yang sama. Teknologi judi online P2P terjadi ketika dua atau lebih komputer terhubung dan berbagi tanpa melalui komputer server tersendiri. Hal inilah yang membedakan dengan client/server di mana beberapa komputer berperan melayani yang lainnya. Teknologi taruhan online peer-to-peer secara umum lebih sederhana namun biasanya tidak memiliki performa yang sama di bawah beban yang berat. Teknologi online P2P bergantung pada kekuatan komputer di ujung koneksi dari pada dari koneksi itu sendiri.

teknologi judi online Peer to peer modelTeknolog judi online Peer to Peer

Jaringan peer-to-peer dapat berupa koneksi ad hoc di mana sepasang komputer terhubung lewat USB untuk mentransfer files atau dapat pula berupa infrastruktur permanen yang menghubungkan beberapa komputer pada suatu kantor melalui kabel tembaga. Di skala yang lebih luas lagi, jaringan P2P dapat berupa protokol dan aplikasi khusus yang mengatur hubungan langsung antar pengguna di internet.

P2P sering disalahgunakan sebagai istilah untuk menggambarkan satu pengguna terhubung dengan pengguna lain untuk mentransfer informasi dan files menggunakan client P2P untuk mengunduh musik, video, gambar, games, dan perangkat lunak lainnya. Ini sebenarnya adalah salah satu jenis jaringan P2P. P2P memang biasanya digunakan untuk berbagi files namun jaringan P2P dapat juga digunakan untuk instant messaging.

Kelebihan dan Kekurangan Teknologi Judi Online Peer to Peer

Jaringan judi online peer-to-peer tidak membutuhkan sistem operasi jaringan. Selain itu, jenis jaringan ini juga tidak membutuhkan server yang mahal karena cukup menggunakan komputer-komputer individual saja. Teknisi jaringan tidak dibutuhkan karena setiap pengguna dapat mengatur file-file mana saja yang mereka bagikan. Jaringan P2P juga jauh lebih mudah untuk dibuat dibandingkan dengan jaringan jenis client/server.

judi online Peer to peer

Namun, jaringan P2P juga memiliki beberapa kekurangan:

  1. Akses dari pengguna lain ke tiap komputer dapat membuat performa melambat.
  2. File-file dan folder-folder juga tidak memiliki tempat penyimpanan terpusat dan tidak terorganisir di suatu area khusus. Hal ini dapat menyebabkan sulitnya mencari file yang dibutuhkan di tiap komputer.
  3. Kekurangan lainnya adalah keamanan yang kurang terjamin. Masing-masing pengguna hanya dapat mengatur izin akses untuk keseluruhan pengguna lainnya, tidak untuk pengguna-pengguna tertentu saja. Meskipun akses file dapat dilindungi dengan password, jaringan P2P tidak memungkinkan pengecekan nama pengguna. Sehingga ketika password tersebar, maka pengguna tidak dapat melindungi file.

Cara mengatasi kekurangan Teknologi Judi Online Peer to Peer

Untuk mengatasi kekurangan jaringan judi online P2P dalam hal keamanan tersebut, pada tahun 2000 Dan Brickling memperkenalkan jaringan friend-to-friend. Idenya adalah mencoba teknik mengetahui setiap pengguna lain dan seberapa besar mereka dapat dipercaya, serta kemampuan menolak akses atau mengubah aturan.

Teknologi Judi Online Friend to Friend (F2F)

Jaringan judi online friend-to-friend atau disingkat F2F merupakan salah satu jenis P2P di mana pengguna hanya berhubungan dengan orang-orang yang dikenal saja dengan cara menggunakan password atau tanda digital lainnya. Secara sederhana friend-to-friend menggunakan daftar orang-orang yang telah ditentukan untuk kepercayaan tertentu.

Pengguna F2F tidak dapat mengetahui siapa saja yang berpartisipasi di luar kelompok, sehingga jaringan ini dapat tumbuh besar tanpa mencurigai anonimitas seorang pengguna. Retroshare, WASTE, GNUnet, Freenet, dan OneSwarm adalah beberapa contoh perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membentuk jaringan friend-to-friend.

Setiap pengguna memiliki IP address yang berbeda-beda, sehingga para pengguna dapat memastikan akses ke teman-teman tertentu dan mencegah akses orang lain dalam satu ring. Pengguna juga dapat menggunakan tautan enkripsi untuk memblokir pertukaran file-file tertentu dengan menghapus public keys teman-teman mereka dari node. F2F dianggap aman karena hanya teman penggunalah yang terhubungan dengan node pengguna.

Kelemahan teknologi Judi online F2F

Kelemahan dari jaringan F2F adalah sulitnya mempersiapkan dan memelihara jaringan ini disebabkan oleh banyaknya pengaturan yang dilakukan secara manual. Selain itu, terkadang daftar teman tidak dapat dipercaya karena dapat berkembang terlalu besar sehingga pengguna harus mengetahui tingkat kepercayaan terhadap teman dari teman, temannya, dan temannya lagi. Pengguna juga memiliki kategori hal-hal yang dipercayakan pada masing-masing daftar teman, sehingga perlu untuk mempersempit definisi teman yang dimaksud berdasarkan apa yang dapat dibagi.

Selalu ada ruang bagi kemajuan. Meskipun teknologi peer-to-peer dan friend-to-friend masih menyisakan kekurangan, tentu keduanya dapat menjadi batu loncatan menuju jaringan yang ideal.

 

Sumber:

http://www.computerworld.com/article/2588287/networking/peer-to-peer-network.html

http://www.webopedia.com/DidYouKnow/Internet/peer_to_peer.asp